RESUME ARTIKEL BERAS DAN KEMISKINAN
Judul artikel : Beras dan Kemiskinan
Tanggal : 20 Januari 2018
Tema : Kesenjangan Sosial
Penulis : Tasmilah
BERAS DAN KEMISKINAN
Karena itu, pemerintah mengambil kebijakan untuk melakukan impor beras.Sayangnya, melakukan impor beras menjadi sebuah polemik manakala masa panen hampir tiba. Dikhawatirkan beras impor yang membanjiri pasaran akan menurunkan harga beras hingga merugikan petani.
Untuk saat ini cara yang paling bisa dimanfaatkan untuk menurunkan harga beras adalah dengan operasi pasar.Selera masyarakat Indonesia yang tinggi ini mengakibatkan harga beras tidak kunjung turun meski dilakukan operasi pasar berulang kali.
Beras memiliki arti penting bagi penduduk berpendapatan rendah karena kenaikan harganya akan menambah jumlah pengeluaran untuk mencukupi kebutuhan dasar hidupnya.Jangankan kenaikan harganya, bahkan keterlambatan penyaluran beras sejahtera (rastra) saja berpengaruh besar dalam menambah jumlah penduduk miskin sebagaimana yang terjadi pada Bulan Maret 2017.
Penduduk hampir miskin yang sebelumnya aman berada di atas garis kemiskinan dengan kenaikan harga beras ini akan jatuh ke jurang kemiskinan. Padahal jumlah penduduk miskin pada September 2017 sebanyak 10,12 persen dan telah mengalami penurunan 1,19 juta orang jika dibandingkan 6 bulan sebelumnya.
Pemerintah menargetkan jumlah penduduk miskin bisa ditekan hingga di bawah 10 persen pada tahun 2018. Target tersebut dibarengi dengan keseriusan pemerintah dalam menambah anggaran kemiskinan tahun 2018 menjadi 283,7 triliun atau meningkat 24,32 persen dari tahun sebelumnya. Pemerintah menyadari bahwa untuk menurunkan kondisi kemiskinan yang kronis tersebut diperlukan aneka bantuan dan subsidi yang langsung dapat dirasakan oleh penduduk miskin.
Pemerintah menargetkan jumlah penduduk miskin bisa ditekan hingga di bawah 10 persen pada tahun 2018. Target tersebut dibarengi dengan keseriusan pemerintah dalam menambah anggaran kemiskinan tahun 2018 menjadi 283,7 triliun atau meningkat 24,32 persen dari tahun sebelumnya. Pemerintah menyadari bahwa untuk menurunkan kondisi kemiskinan yang kronis tersebut diperlukan aneka bantuan dan subsidi yang langsung dapat dirasakan oleh penduduk miskin.